This entry was posted on Monday, June 22nd, 2009 at 8:52 am and is filed under Seks Sehat. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Site Search:
22 June 2009
Sebelum membicarakan penyemburan ejakulasi pada perempuan Pertama saya akan mengenal cairan tubuh perempuan secara umum. Seperti pada sebagian masyarakat kita yang lainnya memandang segala bentuk cairan yang dihasilkan oleh tubuh perempuan sangat hina. Wanita tidak dibolehkan melakukan secara terbuka sebagian fungsi dianggap sangat berbahaya. Ada masyarakat yang mana wanita yang sedang menstruasi dianggap penyebab panen gagal dan ternak mati, anggapan ini berarti penghalang kesenangan seksual bagi wanita.
Wanita diharapkan untuk mempertahankan penampilan (tetap kering) dan mengabaikan aktivitas phisik mereka. Seorang ibu mengatakan kepada putri mereka bahwa tidak bijak/bodoh melakukan olahraga karena laki-laki akan melihat mereka berkeringat dan kusut dan ini akan terlihat tidak menarik, hari ini, iklan doedorant dan antiperspirant mendatangi rumah dengan gagasan “jangan biarkan mereka melihatmu berkeringat” wanita mengatakan mereka membutuhkan deodorant yang lebih kuat dibuat khusus untuk mereka reklame tampon dan serbet kesehatan menekan kemampuan. Produk untuk menyembunyikan menstruasi wanita dari yang lain lebih dari fungsi utama menyerap darah/ cairan menstruasi. Sebagian wanita akan lebih suka kuku jarinya dilepas satu persatu dari pada terlihat mengalami “kecelakaan” menstruasi didepan umum. Ada gadis dan wanita yang tidak menyukai kencing di kamar mandi umum, menahan urine mereka sepanjang hari sampai mereka tiba dirumah, apakah mungkin mereka takut dilihat kurang bersih oleh yang lain?
Laki-laki yang berkeringat kelihatan seksual, jantan/kuat, kejantanan mereka diukur dengan kemampuan mereka memproduksi/menghasilkan jumlah sperma (air mani) banyak, mereka biasa menuliskan nama mereka diatas salju dan urine mereka dan melihat siapa yang dapat menyemburkan paling jauh. Laki-laki membuat kotor/ kacau dengan penyemburan mereka dilihat sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindarkan, biasa dan tidak pernah dipertanyakan. Pada wajah, mulut dan diatas tubuh pasangannya dan itu dipandang sebagai hal yang normal/ biasa. Jika seorang wanita yang mengeluarkan cairan tubuhnya diatas tubuh pasangannya itu ceritanya lain, dia dianggap kotor/jorok, ini adalah 2 standar/ukuran yang menarik. Jika seorang laki-laki dapat menutupi tubuh pasangannya dengan cairan tubuhnya seharusnya wanita dapat melakukan hal yang sama.
Secara seksual wanita dirusak dengan hukum yang tidak tertulis sulit untuk rileks dan menikmati sex jika dia diganggu dengan keringat yang muncul atau produksi cairan/minyak vagina yang sangat banyak. Wanita yang menghasilkan cairan vagina dalam jumlah banyak, keringatan dan menyembur telah diketahui menjauhi/ menghindari sex daripada menampakkan cairan ini kepada pasangannya. Sejak wanita tidak mempunyai pengontrol yang dapat menghentikan cairan ini selama aktivitas seksual bersama daripada mengambil resiko kelihatan kurang feminin oleh pasanganya. Meskipun keinginan wanita untuk melakukan sex dapat meningkat selama masa menstruasi dia dan dia tidak akan melakukan karena dia takut akan mengotori benda-benda dan sudah menjadi hal yang tak menyenangkan/diinginkan, adat masyarakat mengenai cairan tubuh wanita dapat diartikan menghalangi kesenangan dan seksualitas wanita.
Sebelum seorang wanita dapat belajar menyemburkan, menikmati semburan dan menikmati sex secara umum, dia harus menerima cairan tubuhnya sebagai hal yang biasa. Dia tidak seharusnya menanyakan sifat dan kuantitas/jumlah kebasahan, keringat, cairan vagina, darah menstruasi, semburan atau urine, cairan ini adalah normal dan alami bagian dalam kehidupan wanita. Tidak ada hal yang buruk tentang cairan itu, seorang wanita tidak dapat membiarkan dirinya sendiri untuk menyemburkan (ejakulasi) dan kemungkinan besar mengalami kegagalan orgasite jika dia tidak membiarkan / melepaskan ketika tekanan atau rasa ingin sekali menyembur hadir/ ada. Gadis biarkan dirimu sendiri basah dan kusut, biarkan dirimu bersenang-senang dan nikmati sex.
Hal yang tabu mengenai cairan tubuh wanita, motivasi utama mempelajari ejakulasi pada wanita muncul menjadi penegasan apakah cairan yang dikeluarkan wanita adalah urine, dia memepunyai masalah medis, dia tidak normal. Penulis yang menulis tentang Gadis-spot berusaha membujuk pembacanya bahwa yang dikeluarkan perempuan bukan urine. Kenapa ini sangat penting untuk memeriksa sifat cairan yang dikeluarkan dari tubuh wanita? Apakah itu benar-benar urine atau ejakulasi? Jika seorang wanita merasa bergetar mengeluarkan urine pada saat orgasme, apakah kita harus mengatakan dia mempunyai masalah? Apakah ini berarti kita harus menjauhkan dia dari kesenangan ini ? jika seorang wanita mengeluarkan urine pada saat orgasme, apakah kita harus mengatakan dia mempunyai masalah? Apakah ini berarti kita harus menjauhkan dia dari kesenangan ini? Jika seorang wanita mengeluarkannya urine pada saat orgasme, biarkan dia jika dia berejakulasi tidak dapat dikontrol maka terjadilah, ini bukan tempatnya kita menilai kesenangan seksual seorang wanita.
Prostate Wanita ?
Pada awal Pertumbuhan janin laki-laki dan perempuan mulai terlihat perempuan secara phisik; sebelum janin laki-laki memproduksi hormonnya. Produksi testosterone pada janin laki-laki belum bergerak/ belum ada sampai sekitar minggu ke-7 atau ke-8 dalam masa pertumbuhan janin. Sampai adanya kromoson Y. ini menyatakan bahwa pada awalnya janin perempuan mempunyai organ belum sempurna yang kemudian berkembang menjadi organ reproduksi dan organ seksual dalam laki-laki maupun perempuan dan hasilnya jaringan yang berkembang dalam kelenjar prostat laki-laki juga ada pada perempuan.
Prostat wanita sebenarnya adalah kumpulan kelenjar paraurethral. Kelenjar ini mengelilingi urethra perempuan semua sisi dan di dalanya terdapar banyak pembuluh-pembuluh kecil “Paraurethral” arti sederhananya “dekat urethra.” kelenjar-kelenjar ini dapat dilihat dalam 2 ilustrasi yang ditunjukkan diatas (tambahan ilustrasi dari buku Eve’s Secrets oleh Josephine Lowndes Sevely dapat dilihat pada bagian Anatomy). Kelenjar paraurethral juga disebut “Skene’s Glands.” Kelenjar-kelenjar paling besar ini, paling banyak sekitar 30 atau lebih, letaknya dekat lubang uretra dan beberapa ada pada pembukaan dalam vulva. Jumlah ukuran dan penempatan kelenjar-kelenjar ini bermacam-macam/ bervariasi pada sertiap perempuan. selama gairah seksual bangkit kelenjar para urethral akan terisi dengan cairan dan beberapa akan terus kedinding vagina seperti yang ditunjukkan pada ilustrasi pada halaman depan/ atas. Kelenjar ini menghasilkan cairan alkaline yang sama dengan prostate laki-laki.
Urethral Sponge, Kelenjar Skene, Kelenjar Paraurethral, atau Prostate?
Karena kelenjar pararethral wanita mempunyai struktur yang tidak sama seperti prostate laki-laki, hal itu sangat tidak tepat untuk mengatakan wanita mempunyai kelenjar prostate. Kelenjar para urethal wanita tidak terbentuk bersama dalam kelenjar tunggal dan saluran lurus 2 pembuluh dalam urethra sepetri yang terdapat pada laki-laki. Istilah “protate wanita” sering digunakan sejak orang telah mengetahui mempunyai beberapa kemiripan dengan prostate laki-laki “dan dapat membuat hubungan antara keduanya. Sekalipun mereka tidak mempercayaimu, jika kamu mengatakan” kelenjar para urethra orang biasanya tidak mempunyai gambaran tentang apa yang kamu bicarakan. Ada cukup kemiripan diantara keduanya tapi itu tidak tepat sama sekali membuat pernyataan dan menyederhanakan penjelasan. Tapi bukan untuk perdebatan.
Telah ada perdebatan yang terus-menerus selama ratusan tahun mengenai kelenjar para urethral wanita, masa sebelum kelenjar paraurethral diamati, cairan yang dihasilkan oleh mereka (wanita) telah diketahui ada sejak awal. Ejakulasi wanita meskipun sekali dibutuhkan jika kehamilan diinginkan terjadi. Campuran cairan laki-laki dan perempuan memungkinkan terjadinya kehamilan 1700 peneliti muda hadir, anatomy manusia telah diamati apa yang terbentuk pada diri mereka, 2 kelenjar yang mengalir/ berada dalam urethra campuran gabungan pembuluh kecil dan besar dan kelenjar atau tidak ada pembuluh dan kelenjar sama sekali. Kenapa seperti bermacam-macam pengamatan dan pendapat? Perbedaan utama dalam pengamatan mereka dapat dikenali dari pengawalnya yang masih muda tidak mempunyai tipe atau tingkat pendidikan yang sama, dan anatomy kelenjar para urethra berbeda antara wanita yang satu dengan wanita yang lain pertambahan pula masalah bahasa dan membingungkan disebabkan oleh terjemahan dan kondisi hal itu mungkin mereka semua benar, tergantung keadaan pengamatan mereka.
Dalam ilustrasi Dr. netter diatas dia telah memberi nama beberapa kelenjar seperti para urethra atau pariurethra dan satu tempat yang paling tertutup pada lubang urethra yaitu skene. Dua kelenjar yang sangat tertutup terletak pada vulva sering disebut kelenjar skene hanya mengamati 2 kelenjar ini dan menamakannya dengan nama sendiri dia percaya bahwa dialah yang pertama mengamatinya. Gambarannya tentang kelenjar para urethra telah dikuasainya jadi sebaiknya namanya. Meskipun yang lain telah mengetahui keberadaan prostate wanita atau keberagaman kelenjar para urethra 100 tahun sebelumnya. Sebagaimana dapat dilihat dalam ilustrasi dibawah. Sejak itu yang lainnya mendukung teori 2 kelenjar ini. Perbedaan nama yang digunakan untuk menjelaskan kelenjar-kelenjar ini menyebabkan beberapa kebingungan. Kelenjar para urethra dan kelenjar skene adalah 2 hal yang sama.
Apa penyebab pembengkakan?
Dalam ilustrasi yang ditunjukkan pada halaman diatas, jaringan yang mengelilingi uretrha dinamakan sebagai “urethra spoge” kelenjar-kelenjar para uretrha tergabung/ termasuk dam jaringan ini / jaringan yang mengelilingi urethra wanita dianggap banyak yang sama seperti yang mengelilingi urethra tergabung/ termasuk dalam jaringa ini. Jaringan yang mengelilingi urethra wanita dianggap banyak yang sama seperti yang mengelilingi urethra wanita dianggap banyak yang sama seperti yang mengelilingi urethra laki-laki; corpus spongiosum. Jaringan disekitar uretrha wanita berisi dengan cairan (darah) selama gairah seksual bangkit, seperti halnya pada laki-laki. Hasilnya kelenjar ini menjadi kuat untuk disentuh jika hasil akhir sama dan penyebabnya sama, imi nampaknya masuk akal.
Saya mengemukakan hal ini bukan sebagai masalah jaringan corpus spongiosum pada penis tidak panjang sepanjang kelenjar prostate. Inner labia (bibir dalam) wanita dan kelenjar vestibule yang terdiri dari corpus spongosium dan akan membentuk jaringan disekeliling urethra seperti yang melewati penis. Mempunyai tanda genetik khusus laki-laki bukan perempuan. jika kita telah diberi keterangan yang memuaskan tentang kelenjar jaringan erectile pada wanita bagaimana hal itu juga dapat mengelilingi kelenjar para urethral, terutama jika ini tidak/ bukan masalah bagi laki-laki ? menurut mataku yang tidak terlatih 2 gambar dalam buku sevely menunjukkan cross-sections urethra laki-laki dan perempuan tidak menunjukkan bentuk jaringan yang sama mengelilingi uretrha laki-laki dan perempuan. Selama gambar-gambar ini menunjukkan tipe jaringan yang sama apakah mereka tidak akan mempunyai cross-sections pada protate laki-laki dan perempuan ? saya yakin gambar-gambar ini menunjukkan corpus spongiosium laki-laki dan kelenjar paraurethral perempuan. Sesuatu yang tidak diharapkan kemudian akan kelihatan bentuk jaringan yang sama.
Uretrha perempuan adalah bagian dari vagina, bukan organ yang terpisah secara total, uretrha melewati jaringan pada vagina. Vagina dan uretrha tidak dapat dipisahkan sebagaimana biasanya yang diindikasikan dalam gambar anatomi. Sebagai tambahan vagina mempunyai suplay darah yang sangat banyak dan mengisi darah selama gairah seksual bangkit. Peningkatan cairan darah ini telah ditemukan sebagai penyebab cairan/ jika jaringan yang mengelilingi uretrha terisi dengan darah tidakkah memungkinkan kelenjar-kelenjar para uretrha menekan maju dengan cepat dan mengisi cairan prostate?
Saya mengemukan pembesaran yang dapat dilihat disekitar uretrha wanita disebabkan oleh akumulasi cairan alkaline dalam kelenjar para uretrha. Bukan semata-mata oleh pembengkakan/ pembesaran jaringan erictile. Jaringan yang mengelilingi uretrha penuh dengan pembuluh darah. Sebagaimana ditunjukkan secara jelas pada ilustrasi di bawah. Ilustrasi dari buku sevely yang ditunjukkan diatas menampakkan sebuah kumpulan antara bagian dalam dan atas vagina. Ini karena memungkinkan untuk memegang wilayah kecil yang membesar dan menonjol didalam vagina. Dan dalam beberapa hal dapat dirasakan melalui dinding vagina, hal ini dapat juga dipahami sebagai mana konsep dari “G-spot” .
Catatan : Clitoris dikelilingi urethra pada tiga bagian, yaitu kelenjar vertibule dan otot bulbacavernus, terus bagian luar ketiga pada uretrha. Clitoris dan kelenjar vertibule juga terisi dengan darah selama gairah sexual bangkit.
Apakah semua wanita mengalami ejakulasi ?
Pada penelitian yang lalu mengindikasikan kemungkinan bahwa semua wanita mengalami ejakulasi sekalipun mereka tidak menyadarinya. Cairan yang dikeluarkan bukan urine itu adalah cairan alkaline yang disimpan oleh kelenjar para uretrha. Kelenjar para uretrha menghasilkan enzimnya yang disebut prostatic ACID phphatase (PAP) dan glukosa (gula) zat ini telah diperoleh dalam jumlah yang sangat banyak dalam ejakulasi wanita dari pada yang diperoleh dalam urine. Cairan dari kelenjar para uretrha dihasilkan atau dikeluarkan selama orgasme sebagai hasil kontraksi otot panggul. Perangsangan pada g-spot atau kelenjar para uretrha tidak dibutuhkan untuk menghasilkan ini. Dan itu bisa terjadi tanpa orgasme, kelenjar-kelenjar ini akan dipenuhi dengan cairan dan akhirnya akan merambat keluar.
Urine atau ejakulasi?
Saya telah menjelaskan diatas bahwa kelenjar paraurethral sebenarnya menghasilkan cairan alkaline. Dalam beberapa hal, Semua cairan yang dikeluarkan dari uretrha wanita merupakan ejakulasi. Dalam hal lain cairan mungkin adalah percampuran ejakulasi dan urine, atau hanya urine. Belum ada penelitian yang memasuki yang dilakukan untuk menjelaskan secara pasti cairan apa itu dalam setiap contoh. Penelitian yang dilakukan sering memberikan hasill yang bertentangan. Ada peneleitian yang meyimpulkan hal itu hanyalah ejakulasi atau itu adalah kebanyakan urine dengan sedikit ejakulasi. Hal ini jelas dalam pikiran meskipun tidak semua wanita menghasilkan cairan alkaline dalam jumlah yang sedikit itu akan menembus keluar atau dikeluarkan dan dicampur dengan keringat cairan/ minyak vagina.
Apakah seorang wanita sedang kencing atau berejakulasi ? ini adalah pertanyaan yang tidak dapat dijawab diluar pemeriksaan laboratorium. Tidak ada yang akurat untuk menentukan apakah seorang wanita sengaja mengeluarkan urine atau berejakulasi pada saat orgasme? Semua cairan ini ada pada tubuh meskipun uretrha sangat nampak sumber yang sama untuk mereka semua (cairan). Saya tidak dapat mengetahui warna rasa atau bau yang dapat digunakan pada cairan yang dikeluarkan yang akan membedakan mereka secara teliti dari yang lain, kita dibiarkan dengan tanpa pilihan lain selain menganggap/ melihat mereka adalah sesuatu yang dapat dibedakan hal yang sama.
Catatan : Dalam bukunya The Clitoral Truth Rebecca Chalker menuliskan pengujian bila itu adalah urine atau ejakulasi. Jika cairan mempunyai bau yang tajam, itu adalah urine, ini bisa dibenarkan tapi apa yang dilakukan atau sebaiknya dibuat untuk membedakannya? Keprihatinan saya adalah jika seorang wanita atau pasangannya menganggap dia sedang mengeluarkan urine kemudian mereka melihat hal itu sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, tidak pantas, menurut saya hal itu sungguh bukan masalah tipe cairan apa yang dikeluarkan dan membuat keputusan tentang hal itu yang dapat menghalangi kesenangan wanita, hal itu baik untuk mengetahui tentang cairan ini, bahwa itu dapat alami dan hal itu tidak pantas untuk menilai mereka.
Jika kamu membaca informasi yang disajikan pada website Dr. Gary Schubach, dia menerangkan/ menjelaskan penelitiannya yang telah menunjukkan mayoritas cairan yang dikeluarkannya mula-mula berada dalam kandung kemih tapi pengeluaran cairan ini bukan urine sungguhan. Dalam penelitiannya kandu kemih dikosongkan dengan menggunakan catheter sebelum orgasme. Selama orgasme, sebuah catheter ditempatkan dan dihubungkan dengan kantong urine. Analisa cairan yang dikeluarkan selama orgasme merupakan dasar cairan yang dikeluarkan selama orgasme merupakan dasarnya atas keputusanya. Ada suatu kekekurangan dengan methodenya; kandung kemih sphincter merupakan tempat yang tertutup secara normal jika tidak urine akan mengalir keluar dan tidak aka terjadi cairan “ejakulasi”. Apa arti saluran buatan dan mengumpulkan cairan yang dikeluarkan dari kandung kemih selama kontraksi otot panggul ? selama orgasme apakah saluran ini keluar secara normal sekalipun hanya sebentar? Sebaiknya beberapa klaim atau bahwa cairan yang masuk dalam kandung kemih lebih baik daripada mengeluarkannya sekalipun cairan terhubung dalam kandung kemih selama gairah sexual bangkit, akankah itu akan keluar secara normal selama orgasme? Apakah semua wanita sama atau ada “perbedaan yang normal”? penelitian Dr Schubach tetap berguna tapi hal itu hanya memberikan sebagian gambaran. Penelitian tentang ejakulasi wanita-wanita masih dalam pengembangan, namun saya yakin kita dapat menentukan kekurangan dalam studi ketika melihat kembali kepada mereka,. Khususnya penelitian baru yang telah diperoleh.
Wanita yang mengeluarkan cairan selama orgasme memberikan warna, bau, kekentalan dan rasa bervariasi dari satu kejadian dengan kejadian selanjutnya (hal ini aman bagi orang, untuk merasakan ejakulasi mereka dan untuk pasangan yang telah siap menukar cairan tubuh tapi tidak untuk pasangan yang membutuhkan kegiatan sex yang aman). Beberapa telah memperoleh siklus menstruasi mereka mempengaruhi tipe cairan yang dikeluarkan. Apa yang kamu makan mungkin mempunyai efek terhadap cairan; seperti berapa banyak cairan yang kamu konsumsi. Ada wanita yang melaporkan bahwa cairannya terkadang jernih dan kurang berbau, saat lain kental dan berbau tajam. Laporan lainnya bahwa terkadang terlihat dan berbau seperti urine, hal ini tidak berbahaya untuk mengatakan sebagian ejakulasi wanita akan berubah-ubah terhadap waktu bahkan selama masa seksual sendiri.
Berapa banyak cairan yang dikeluarkan ?
Jumlah cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar parauretrhal di laporkan berubah-ubah dari pasangan mengeluarkan hampir 2 gelas; 15 ons [444 ml]. Cairan sebanyak 2 gelas, dapatkan benar-benar sebanyak itu? Kelenjar paraurethral glands yang mengelilingi urethra dalam area sekitar setengah inci [1,25 cm] untuk diameter dan 1,5 inci [3,8 cm] untuk panjangnya. Dalam area yang berukuran seperti ini ketika diisi dengan air dapat mencapai 0.163 oz [4,8 ml]. Sekalipun kelenjar membesar untuk mengisi area 1 inci (2,5 cm]untuk diameter dan2 inci [5 cm] untuk panjang mereka masih hanya dapat menahan 0,87 ons oz [26 ml]. Jika kelenjar parauretrhal dapat menyimpan kurang dari 1 ons cairan dari mana cairan 14 ons yang lain? Pikirkan/ bayangkan kelenjar ini akan selanjutnya memproduksi cairan selama wanita ini terangsang/gairah seksualnya bangkit dan hasilnya wanita dapat menghasilkan cairan lebih dari 1 ons pada setiap ejakulasi atau selanjutnya setiap pengeluaran cairan terjadi. Satu study mendapatkan wanita menghasilkan 30 sampai 50 cc [7 sampai 15 oz][207 sampai 444 ml] dalam setiap 30 sampai 50. Untuk menghasilkan cairan yang banyak ini kelenjar perlu di isii dan koosng sesekali atau lebih per detik. Ini berarti kelenjar paraurethral akan menghasilkan 3 sampai 5 cc [0.23 sampai 0.30 oz][6.9 sampai 8.9 ml] rata-rata perdetik. Jika kelenjar paraurethral mempunyai kemampuan untuk mengisi dan mengosongkan dengan kecepatan tinggi, itu akan menjelaskan volume cairan yang diukur oleh beberapa peneliti. Hal itu juga berarti semakim lama berakhir orgasme wanita selebihnya dia akan berejakulasi seperti yang sering terjadi. Jika itu semua benar hal itu mungkin bagi wanita, sedapat mungkin menyemburkan (berejakulasi) sejumlah cairan tanpa membuat urine atau cairan dari dalam kandung kemih tak pelak lagi banyak penelitian yang butuh dilakukan untuk mengklasifikasikan kemungkinan digunakan ultra sound untuk mengamati kelenjar selama gairah sexual bangkit dan orgasme.
Siapa yang mempunyai G-spot?
Definisi “Grafenberg spot” atau“G spot” bukan tugas yang mudah. Sebagian akan mengatakan dengan mudah itu adalah wilayah/ daerah dengan sensitivitas yang tinggi terdapat dalam struktur parauretrhal. Masalahnya dengan definisi ini adalah sensitivitas area ini tidak mungkin konstan. Jika seorang wanita tidak sedang bangkit gairah seksualnya dia tidak mempunyai G-spot. Bila pada wanita yang sedang bangkit gairah seksualnya atau gairah seksual besar kelenjar parauretrhalnya akan terisi dengan cairan prostatik, dia bisa memepunyai G-spot yang sangat nyata/ jelas. Ada kemungkinan wanita yang tidak mengetahui/ menyadari G-spot meskipun mereka berejakulasi dan mengalami orgasme lebih kuat/ hebat bila kelenjar parauretrhalnya dirangsang alasan inilah yang penting bagi orang bukan definisi konkrit apa itu G-spot. Setiap wanita akan membuat/ menciptakan sendiri definisinya, satu kebenaran hanya untuk dirinya.
Pertanyaan selanjutnya apakah “semua” wanita mempunyai G spot atau G crest. Ini bukan suatu pertanyaan yang sungguh benar. G-spot diindikasikan“kepekaan” dari tempat yang tidak spesifik dari jaringan. “G-Crest” mendefinisikan pembengkakan “kondisi” dari jaringan paraurethral selama gairah seksual bangkit. Tidak ada struktur anatomi dengan anam ini, ini dalam bagan kenapa orang mengalami kesulitan menyimpulkannya. Salah satu perlu mencari kelenjar parauretrhal. Setiap wanita mempunyai ini dan itu mungkin mereka semua akhirnya menghasilkan sejumlah cairan dan bisa menembus keluar dan bercampur dengan cairan lain dan itulah yang menimbulkan jumlah yang lebih banyak.
Catatan : Seperti pada laki-laki, kelenjar ini dapat terinfeksi dan menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan selama buang air kecil. Wanita yang mengalami infeksi kronik urine atau rasa sakit sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk melihat bila mereka bisa mempunyai kesamaan wanita pada “prostatitis.”
Bagaimana kamu menemukan
kelenjar Paraurethral ?
Bagaimana menemukan kelenjar parauretrhal ini ? sangat sederhana. Kamu menemukan uretrha. Pembukaan uretrha ditemukan secara langsung diatas pembukaan vagina dibawah clitoris. Kamu dapat melihat itu dengan mata telanjang, meskipun/ bagaimanapun dia itu dapat menjadi sulit untuk menemukannya dalam beberapa masalah/hal. Sepanjang uretrha dari pembukaan uretrha, uretrha meatos didalam tubuh terus kedepan atau dinding bagian atas vagina untuk 1,5 sampai 2 inchi [3.8 sampai 5 cm]. Sementara kamu dapat melihat pembukaan uretrha, kamu tidak dapat melihat kelenjar parauretrhal mereka sendiri, menggunakan speculum kamu mungkin dapat melihat pembengkakan/ pembasaran kelenjar parauretrhal yang menonjol dalam vagina sampai kedinding vagina. Ini disebutkan pada pertunjukkan video dibawah orang melakukan percobaaan dengan memasukkan satu atau dua jari kedalam miliknya atau vagina pasangan mereka sambil mereka buang air kecil sehingga mereka dapat merasakan urine menjalin terus keuretrha, ini akan membantu kamu menemukan posisi yang pasti, sekali kamu telah menemukan uretrha, kamu mempunyai dasar untuk mencari sepanjang area yang mungkin sangat sensitiv/ memilik sensitivitas yang sangat tinggi untuk perangsangan, G spot.
Pentingnya perangsangan klitoris!
Klitoris mungkin memegang kunci untuk terjadinya ejakulasi bagi sebagian wanita. Jika clitoris tidak dirangsang seorang wanita mungkin akan kurang bangkit gairah seksualnya jika dia belum bangkit sepenuhnya (seksual) kelenjar parauretrhalnya tidak akan tensi cairan, jika kelenjar parauretrhalnya tidak bengkak membesar dia tidak bisa mempunyai G spot. Jika clitoris tidak dirangsang dia mungkin kurang mencapai orgasme, pencegahan kontraksi yang berirama pada otot panggul yang mengeluarkan dan melepaskan ejakulasi. Sehingga sangat mudah. Sebelum kamu mengeksplotasi G-spot kamu harus merangsang clitoris utama sebelumnya. Ada wanita yang mengalami orgasme dan berejakulasi ketika G spot atau vagina sendiri dirangsang, kemampuan ini mungkin diperoleh secara tidak sengaja maupun sengaja.
Bagaimana kamu merangsang
kelenjar Paraurethral ?
Bahwa sekarang kamu mengetahui tempat G spot, bagaimana kamu merangsangnya? Sebagian besar alat yang serba guna untuk digunakan yaitu jari-jarimu. Mereka kuat/ keras tapi fleksibel, mereka memiliki perasaan dan memberi kamu pengaruh timbal balik. Meskipun pada pencariannya sendiri jari-jari dapat menjadi masalah mereka tidaj hanya sangat pangjnag. Tambahan jika tangan yang satu yang clitoris kamu tangan yang lain melakukannnya pada vagina. Jadi sebagai tambahan jari, dildos atau alat penggetar biasanya digunakan untuk menemukan dan merangsang G spot. (saya akan menggabungkan kedua dildos dan alat penggetar sebagai dildos untuk mudahnya) Perhatian saya gunakan jamak ‘dildos’, bukan tunggal ‘dildo’. Sungguh suatu kesempatan bahwa kamu harus mencoba banyak dildos yang berbeda untuk mendapatkan salah satu yang baik.
Memilih Dildo
Bagaimana kamu menemukan dildos (alat) untuk merangsang G spot mencoba-coba dildos yang memiliki tingkat kesuksesan yang baik adalah yang melengkung dekat ujung disebut perangsang G spot. Dildos yang berbentuk penis dengan daerah penonjol pada pertemuan batang kelenjar. Beberapa wanita menemukam dildos plastik keras yang bekerja dengan baik, yang lainnya lembut fleksibel, beberapa menemukan bahwa pengganti sementara dildos yang bekerja dengan baik, mentimun, gagang sikat, gagang cermin dan lain-lain. Yang lainnya dapat diarahkan langsung pada daerah yang spesifikas dalam vagina mereka., Sebagian yang lain lebih menyukai vagina mereka diisi sampai batas maksimum. Jika kamu ingin membeli dildo untuk digunakan sebagai perangsangan G spot, dipersiapkan membeli dan mencoba beberapa ada wanita yang secara sungguh-sungguh mengingat menggunakan dildos menjadi sadar bahwa dia mempunyai koleksi favorit dari pada satu yang khusus. Seperti mood wanita yang berubah-ubah begitu juga kebutuhan dildos mereka. Sementara wanita sering memulai dengan satu dengan segera mendapatkan mereka mempunyai banyak penggambar bagi mereka. Beberapa wanita menghadiahkan koleksi mereka. Satu dildos yang sangat unik adalah Crystal Wand
Buang air kecil atau bukan
Karena kegiatan phisik pada buang air kecil wanita mirip dengan ejakulasi wanita, Banyak wanita telah memperoleh kesenangan erotis dalam buang air seni selama seks sendiri dan dengan pasangan. Wanita mencoba belajar berejakulasi dan dia mendapatkan diri mereka sedang mengeluarkan urine bukan ejakulasi sebenarnya, tidak ada yang dapat mengatakan perbedaan mereka. Ini karena keduaya membuang air seni dan ejakulasi membuat wanita dapat melepaskan dan melemaskan sphincter kantung kemihnya dan otot panggulnya. Jika kamu membiarkan sphincter kantung kemihmu tertutup dan memperkuat/ memperketat otot panggulmu, kamu tidak dapat buang air seni atau berejakulasi. Wanita yang sedang mencoba berejakulasi dianjurkan mendorong keluar ketika ingin sekali / mendesak untuk buang air seni atau berejakulasi datang pada mereka pada saat hampir orgasme. Lakukan untuk membeiarkan kesehatan tubuhmu untuk berjakulasi tapi hal itu juga memberikan kempatan pada tubuhmu untuk buang air seni. Kamu tidak bisa mengontrol yang mana terjadi, kamu hanya akan mengetahui dari sensasi phisik yang terjadi, sensasi keduanya mungkin akan menyenangkan dan tidak dapat dibedakan, oleh karena itu mempelajari/ pelajaran buang air seni secara sengaja pada saar hampir orgasme dapat membantu wanita belajar berejakulasi.
Mempelajari untuk dapat membuang air seni pada saat hampir orgasme mungkin lebih mudah dilakukan sendiri dari pada dengan pasangan. Kamu mungkin akan mendapatkannya lebih mudah untuk rileks dan kamu tidak perlu cemas mengenai akhirnya akan kebasahan. Melakukan ini dalam bak mandi mempunyai beberapa keuntungan, satu kamu tidak perlu khawatir mengenai kebasahan, berendam dalam air hangat akan menbantu kamu rileks dan bersih dari kencing. Minum 2 gelas air sebelum memulai, biarkan kantung kemihmu terisi. Hal itu tidak perlu penuh tapi kamu jangan biarkan juga kosong. Berbaringlah dalam bak mandi atau berbaring diatas beberapa handuk diatas tempat tidurmu. Mulailah bermastrubasi. Sentuh clitorismu, masukkan jari-jarimu atau dildo kedalam vaginamu akan merasa enak. Kamu tidak perlu menariknya/ memundurkanya dan biarkan seterusnya didalam vaginamu. Biarkan gairah sesual terjadisecara pelan-pelan, latihan pengetatan dan pengendoran otot panggul anda yang biasa disebut latihan Kegel.
Berpikir tentang sikap pada saat buang air seni (kencing), melepaskan. Membiarkan kandung kemihmu terisi akan mengakibatkan kamu merasa ingin buang air seni, pertanda kamu hampir orgasme keinginan yang sangat kuat untuk kencing mungkin terjadi. Menahan urine kamu sedetik lebih l lama. Pada saat hampir orgasme mendesak keluar dan otot panggul mengendur selama merasakan keluarnya urine dari kandung kemihmu. Kekuatan yang lebih kuat dibelakang urine, sensasi yang lebih besar mungkin terjadi sehingga dorong dan coba/ berusaha untuk mengeluarkan urinemu. Hal itu melatih untuk dapat melepaskannya secara spontan, selain kamu telah dipersiapkan untuk mempertahankan pengawasan pada kebiasaan buang air kecilmu. Hal itu juga dapat membantu mengeluarkan bunyi suara dengan sengaja mengeluarkan tangis akan membatu dalam pengeluaran. Berteriak “YES.”
Belajar Ejakulasi
Gerakan untuk berejakulasi hanya membutuhkan sedikit perubahan dalam teknik. Kosongkan kandung kemihmu lebih dulu, kamu akan melepaskan tanpa kandung kemih yang penuh yang mengakibatkan tekanan atau dorongan. Dorongan masih tetap terjadi, hanya tidak diakibatkan oleh kandung kemih yang penuh dorongan/keinginan untuk berejakulasi tidak dapat terjadi tanpa ada perangsangan pada kelenjar parauretrhal, ini mungkin butuh untuk menggunakan dildos jika kamu sendiri, sambil kamu memijat clitorismu gunakan jari-jarimu alat dildos merangsang uretrhamu dengan pijatan pada bagianmu adalah dildos merangsang uretrha mu. Dengan pijatan pada bagian atas vagianmu, gunakan hanya tekanan ringan pada saat pertama. Pijat/ tekan sepanjang uretrhamu dari pembukaan vagina masuk kedalam vagina beberapa inci. Tetap pijat clitoris. Cobalah/ usahakan tekanan dan usapan yang berbada. Pijatan pada pembukaan uretrha dapat merasakan kesenangan dengan baik, perangsangan kamu dapat menyebabkan kamu merasa ingin buang air kecil (kencing) seperti ingin sekali. Jangan menahan dorongan; keinginan biarkan mengalir seprti biasa, kendurkan/ rileks dan tarik napas dalam-dalam.
Jika kamu mendapatkan Gspot yang sangat sensitif. Kamu akan memusatkan terus disitu, tapi kamu mendapatkan hal itu sangat sensitif untuk merangsang secara langsung. Jika G spotmu sangat sensitif kamu hanya dapat bertahan merangsangnya ketika kamu hampir orgasme. Ketika rasa sakitmu telah meningkat, tetap memijat clitoris dan uretrhamu lanjutkan sampai pada saat hampir orgasme. Bangun pelan-pelan dengan sedikit bercanda. Dapat membantu menghasilkan dorongan yang sangat besar dan orgasme yang paling kuat. Kapan orgasme terjadi, kendurkan kandung kemihmu dan tekan keluar seolah-olah buang air kecil. Jika kamu mereka berejakulasi kamu mungkin akan merasakan suatu sensasi kuat dan baru, jika bukan, kamu akan masih mengalami suatu orgasme kuat, maka tidak ada apapun yang hilang. Kamu mungkin tidak sadar akan kebasahan yang meningkat sampai setelah orgasme surut. Mampu berejakulasi dapat dijadikan latihan/praktek, sekalipun kamu dapat mengeluarkan air seni selama orgasme. Hal ini tidaklah diketahui apakah semua wanita dapat berejakulasi, maka kamu harus bereksperimen, biarkan bagaimanapun juga hal itu sebaiknya dinikmati bersama pasangan
read comments (0)